![]() |
| Rumah Servis Elektronik di Tawangmangu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp130 Juta |
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar Sugiharjo mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Rumah permanen berukuran sekitar 10 x 15 meter itu diketahui milik Sunar, 56. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang menghadiri arisan keluarga di Kecamatan Ngargoyoso.
Asap tebal pertama kali diketahui warga sebelum kobaran api membesar. Saksi Wiyono segera meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian kepada petugas. Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Personel BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Polsek Tawangmangu, Koramil Tawangmangu, relawan Karangpandan dan Tawangmangu, termasuk relawan LDII, Senkom SAR, serta masyarakat setempat bahu-membahu menjinakkan api.
![]() |
| Rumah Servis Elektronik di Tawangmangu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp130 Juta |
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.10 WIB dan dilanjutkan proses pendinginan hingga pukul 16.30 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa," ujar Sugiharjo.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting instalasi listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih dalam penyelidikan aparat berwenang.
Kerugian diperkirakan mencapai Rp130 juta. Selain bangunan rumah, api juga menghanguskan berbagai peralatan elektronik, televisi, serta sejumlah kompor gas milik pelanggan yang sedang diperbaiki di lokasi servis.
Sunar selama ini menjalankan usaha servis elektronik dan kompor gas dari rumahnya. Banyaknya perangkat elektronik yang tersimpan di dalam bangunan membuat api cepat membesar dan memperparah kerusakan.
Sugiharjo mengapresiasi gerak cepat petugas gabungan dan warga yang berhasil mencegah api merembet ke rumah-rumah di sekitarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, menggunakan peralatan sesuai standar keselamatan, serta segera melapor apabila muncul indikasi kebakaran.
"Respons cepat masyarakat dan petugas menjadi kunci sehingga kebakaran tidak meluas ke permukiman sekitar," pungkasnya. (Ghoni)


0 Komentar