![]() |
| Segading Bersholawat, Warga Tumpah Ruah Peringati Maulid Nabi |
Kegiatan yang diprakarsai Karang
Taruna Panji Gading tersebut menjadi ruang berkumpul warga sekaligus sarana
mempererat ukhuwah Islamiyah. Antusiasme terlihat sejak kegiatan dimulai. Warga
dari Lingkungan Segading, Pakunden, hingga masyarakat sekitar datang mengikuti
rangkaian acara hingga selesai.
Tidak hanya warga yang meramaikan
kegiatan. Geliat ekonomi juga terlihat di sepanjang Jalan Anjani, Ponorogo.
Sejumlah pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka lapak dan
menjajakan beragam dagangan. Kerumunan jamaah pun ikut menghidupkan aktivitas
ekonomi masyarakat setempat.
Rangkaian acara diawali penampilan
hadrah yang mengiringi lantunan sholawat. Suasana semakin semarak ketika jamaah
bersama-sama melantunkan sholawat dan mengikuti kajian keagamaan.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam
kegiatan tersebut, di antaranya Camat Ponorogo, Lurah Pakunden, serta tamu
undangan lainnya.
Segading Bersholawat juga
dimeriahkan oleh Gus Fuad dan Gus Farhan Li Ulil Albab. Penampilan Hadrah
Biajmala Dzikro dan Anjani Al Habsyi turut menghidupkan suasana malam
peringatan Maulid Nabi.
Dalam tausiyahnya, Gus Fuad
menyampaikan sejumlah hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW. Salah satu pesan yang
ditekankan adalah pentingnya meningkatkan semangat mengaji dan menuntut ilmu.
Menurutnya, setiap langkah seseorang
dalam mencari ilmu dapat bernilai pahala. Karena itu, masyarakat diajak tidak
berhenti belajar dan terus mendekat kepada para ulama sebagai pewaris ilmu para
nabi.
"Ulama adalah pewaris nabi.
Maka kita harus mendekat kepada ulama. Insyaallah, kita akan ketularan
kebaikannya," pesan Gus Fuad dalam kajiannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya
menempatkan adab dalam proses menuntut ilmu. Ilmu yang dimiliki, kata dia,
perlu dibarengi dengan akhlak dan adab agar memberikan manfaat bagi diri
sendiri maupun orang lain.
Peringatan Maulid Nabi melalui
Segading Bersholawat diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Momentum tersebut menjadi sarana menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW,
memperkuat kebersamaan warga, sekaligus menghidupkan kegiatan positif di tengah
masyarakat.
Di sisi lain, keterlibatan UMKM
dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa agenda keagamaan juga dapat
memberikan ruang bagi masyarakat untuk menggerakkan roda perekonomian lokal. (red)

0 Komentar