Kajian Rutin Masjid Al-Falah Sukoharjo: Meneguhkan Semangat Taubat dan Amal Saleh

Kajian Rutin Masjid Al-Falah Sukoharjo: Meneguhkan Semangat Taubat dan Amal Saleh
Sukoharjo, mitrapolrinews.com - Suasana religius dan penuh kekhusyukan tampak menyelimuti Masjid Al-Falah Madyorejo RT 01 RW 07, Jetis, Sukoharjo, dalam kegiatan kajian rutin yang digelar setiap Rabu sore ba’da Magrib hingga Isya, Rabu (22/04/2026). Kajian kali ini menghadirkan pembicara Ustadz Drs. H. Suroto yang menyampaikan tausiyah bertema “Allah Mengampuni Dosa-Dosa Orang yang Bertaubat dan Beramal Saleh”.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Suroto menekankan bahwa Allah SWT memiliki sifat Maha Pengampun (Al-Ghaffar) dan Maha Penerima Taubat (At-Tawwab). Ia mengajak jamaah untuk tidak pernah berputus asa dari rahmat Allah, karena setiap manusia memiliki kesempatan yang sama untuk kembali kepada-Nya dengan penuh keikhlasan.

“Tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni oleh Allah, selama seseorang mau bertaubat dengan sungguh-sungguh sebelum ajal menjemput,” ujarnya di hadapan jamaah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan hakikat taubat nasuha sebagai taubat yang dilakukan dengan sepenuh hati, yakni dengan menyesali dosa, berhenti dari perbuatan tersebut, serta berkomitmen kuat untuk tidak mengulanginya. Menurutnya, taubat sejati harus dibuktikan dengan perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, jamaah juga diajak untuk memperbanyak amal saleh sebagai bentuk kesungguhan dalam bertaubat. Ustadz Suroto mengingatkan bahwa amal baik memiliki peran penting dalam menghapus dosa, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW agar setiap keburukan diiringi dengan kebaikan.

Beberapa amalan yang dianjurkan pasca taubat antara lain memperbanyak istighfar, bersedekah, melaksanakan shalat sunnah taubat, serta memperbaiki hubungan sosial antar sesama. Ia juga menegaskan bahwa Allah menjanjikan akan mengganti keburukan dengan kebaikan bagi hamba-Nya yang benar-benar bertaubat, beriman, dan beramal saleh.

“Taubat adalah pintu pembuka rahmat, sedangkan amal baik adalah penjaga rahmat tersebut. Jangan pernah lelah untuk bertaubat dan segera isi hidup dengan kebaikan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al-Falah, Ir. H. Rudy Setyohadi, menyampaikan bahwa kegiatan kajian rutin ini terus dikembangkan sebagai sarana meningkatkan pemahaman jamaah terhadap Al-Qur’an dan Hadits. Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.

“Alhamdulillah, kehadiran jamaah semakin bertambah. Ini menunjukkan semangat masyarakat dalam menuntut ilmu agama terus tumbuh,” ungkapnya. 

Melalui kajian rutin ini, Masjid Al-Falah diharapkan dapat terus menjadi pusat pembinaan spiritual masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan di tengah kehidupan sosial (Begug SW) 

0 Komentar