Jatipurno Juara Umum Kejurkab Persinas ASAD Wonogiri

Jatipurno Juara Umum Kejurkab Persinas ASAD Wonogiri
Wonogiri, mitrapolrinews.com – Pembinaan atlet pencak silat di tingkat kecamatan menunjukkan hasil positif. Kecamatan Jatipurno tampil sebagai juara umum pertama pada Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) PERSINAS ASAD Wonogiri 2026 setelah mengoleksi tujuh medali emas, empat perak, dan tiga perunggu.

Kejurkab yang diikuti 140 atlet dari 18 kecamatan tersebut berlangsung di Aula Citra Suhada, Jatisrono, Wonogiri, Minggu (27/9/2026). Persaingan antarpesilat berlangsung kompetitif, sekaligus menjadi ruang untuk mengukur perkembangan kemampuan atlet hasil pembinaan di masing-masing kecamatan.

Jatipurno tampil paling dominan dalam perolehan medali. Posisi juara umum kedua ditempati Kecamatan Purwantoro dengan koleksi lima emas, enam perak, dan lima perunggu. Sedangkan Kecamatan Bulukerto berada di peringkat ketiga dengan raihan empat emas, satu perak, dan empat perunggu.

Ketua PERSINAS ASAD Wonogiri Dodik Setyawan mengatakan, Kejurkab tidak sekadar menjadi ajang perebutan medali. Lebih dari itu, kejuaraan menjadi sarana untuk mengevaluasi hasil latihan sekaligus memetakan potensi atlet dari berbagai kecamatan.

“Kejuaraan ini adalah ajang seleksi untuk melihat hasil dari latihan yang ada di kecamatan-kecamatan, sehingga bakat dari atlet-atlet kita bisa dipantau,” ujar Dodik.

Menurut dia, hasil pertandingan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan atlet-atlet yang memiliki potensi untuk dikembangkan ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

“Dari kejuaraan ini kita akan mendapatkan atlet yang baik, yang nantinya bisa berprestasi di kancah provinsi, nasional, bahkan internasional,” katanya.

Dodik menambahkan, proses pembinaan tidak berhenti setelah kejuaraan berakhir. Atlet yang memiliki potensi perlu mendapatkan pendampingan dan program latihan berkelanjutan agar kemampuan teknik maupun mental bertanding terus berkembang.

Apresiasi juga disampaikan Ketua IPSI Kabupaten Wonogiri Weda Hendragiri. Menurutnya, keberadaan PERSINAS ASAD turut memberikan kontribusi penting dalam memperkuat ekosistem pembinaan prestasi pencak silat di Kabupaten Wonogiri.

“Peran PERSINAS ASAD sangat membantu dalam hal pembinaan prestasi dan tentunya sumbangsih atlet ASAD untuk IPSI Wonogiri sangat luar biasa,” ungkap Weda.

Dengan melibatkan 140 atlet dari 18 kecamatan, Kejurkab PERSINAS ASAD Wonogiri 2026 menjadi salah satu momentum penting untuk melihat perkembangan pembinaan pencak silat di tingkat daerah.

Selain menguji kemampuan teknik, pertandingan juga melatih mental, sportivitas, kedisiplinan, serta keberanian para pesilat dalam menghadapi lawan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk atlet yang tidak hanya berprestasi di arena, tetapi juga memiliki karakter positif.

Capaian Jatipurno sebagai juara umum, disusul Purwantoro dan Bulukerto, sekaligus menjadi gambaran bahwa pembinaan atlet di tingkat kecamatan memiliki peluang besar untuk melahirkan talenta-talenta baru.

Para atlet potensial yang teridentifikasi melalui kejuaraan tersebut diharapkan dapat terus dibina sehingga mampu mengukir prestasi pada level yang lebih tinggi serta membawa nama PERSINAS ASAD dan Kabupaten Wonogiri di tingkat provinsi, nasional hingga internasional. (red)

0 Komentar