![]() |
| Kajian Rutin Masjid Al-Falah Sukoharjo Bahas Bahaya Sifat Nifaq dan Pentingnya Kejujuran |
Dalam pengantarnya, Bidang Dakwah dan Pendidikan Masjid Al-Falah, H. Muh Anis menyampaikan bahwa kajian rutin kali ini menghadirkan H. Muhammad Amiruddin Ridwan dari Irmas Sukoharjo sebagai pemateri utama.
“Mari kita ikuti kajian ini bersama-sama, semoga apa yang disampaikan dapat menambah ilmu pengetahuan dan menjadi pedoman dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya sebelum membuka kegiatan dengan bacaan basmalah.
Dalam kajiannya, Ustadz H. Muhammad Amiruddin Ridwan mengangkat tema “Sifat Nifaq / Ciri Orang Munafik”. Ia menjelaskan bahwa nifaq secara bahasa berarti menampakkan sesuatu yang berbeda dengan apa yang disembunyikan.
“Secara istilah syariat, nifaq adalah menampakkan keislaman di luar, tetapi menyembunyikan kekufuran di dalam hati. Allah SWT telah menjelaskan dalam Al-Qur’an bahwa orang-orang munafik berada di tempat paling bawah di neraka,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa nifaq terbagi menjadi dua jenis, yakni Nifaq I’tiqadi atau nifaq besar yang berkaitan dengan keyakinan dan dapat mengeluarkan seseorang dari Islam, serta Nifaq ‘Amali atau nifaq kecil yang berkaitan dengan perilaku sehari-hari.
“Nifaq kecil inilah yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Jika tidak segera disadari dan bertaubat, dapat menyeret seseorang kepada nifaq yang lebih besar,” paparnya.
Dalam penyampaiannya, ustadz juga menjelaskan tiga ciri utama orang munafik sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW, yakni apabila berbicara berdusta, apabila berjanji mengingkari, dan apabila diberi amanah berkhianat.
“Lisan yang dusta akan merusak amanah dan menghilangkan keberkahan. Orang beriman seharusnya berhati-hati dalam berjanji karena setiap janji akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT,” terangnya.
Selain itu, ia mengingatkan tentang bahaya sifat nifaq yang dapat menghapus pahala amal, menyebabkan hati menjadi keras, dibenci Allah dan manusia, hingga ancaman tempat di neraka bagi pelaku nifaq besar.
Sebagai upaya pencegahan, Ustadz H. Muhammad Amiruddin Ridwan mengajak jamaah untuk membiasakan hidup jujur, menepati janji, serta memperbanyak shalat berjamaah terutama Subuh dan Isya.
“Biasakan berkata benar walaupun pahit, jangan mudah berjanji jika belum yakin mampu menepatinya, dan perkuat ibadah berjamaah agar hati senantiasa dijaga Allah SWT,” pungkasnya.
Kajian rutin yang berlangsung hangat dan penuh kekhidmatan tersebut mendapat antusiasme dari jamaah sekitar. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana mempererat ukhuwah sekaligus meningkatkan kualitas keimanan masyarakat di lingkungan Masjid Al-Falah. (Begug SW)

0 Komentar