Kajian Tauhid di Sukoharjo Angkat Tema “Nifaq atau Munafiq”

Kajian Tauhid di Sukoharjo Angkat Tema “Nifaq atau Munafiq”
Sukoharjo, mitrapolrinews.com - Masjid Al-Falah yang berlokasi di perempatan Jalan Semeru dan Jalan Krakatau, Kampung Madyorejo RT 01 RW 07, Jetis, Sukoharjo, kembali menggelar kajian rutin tauhid pada Ahad (19/04/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat usai pelaksanaan shalat Magrib berjamaah dan diikuti oleh masyarakat sekitar dengan penuh antusias.

Kajian tersebut mengusung tema “Nifaq atau Munafiq” dan menghadirkan penceramah H. Muh. Amiruddin Ridwan. Acara ini diselenggarakan oleh bidang dakwah dan pendidikan yang diwakili oleh Muh. Anis, sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat, khususnya dalam aspek akidah.

Dalam pemaparannya, Ustadz Amiruddin menjelaskan bahwa nifaq terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu nifaq i’tiqodi (yang berkaitan dengan keyakinan) dan nifaq amali (yang berkaitan dengan perbuatan). Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap kedua jenis nifaq ini penting agar umat Islam mampu menghindari perilaku yang dapat merusak keimanan.

Sebagai ilustrasi, beliau mengangkat kisah sejarah tokoh Snouck Hurgronje yang mempelajari Islam dengan tujuan melemahkan perjuangan umat Muslim, khususnya di Aceh. Contoh tersebut menggambarkan bentuk nifaq i’tiqodi yang berbahaya karena menyangkut pengkhianatan terhadap keyakinan.

Sementara itu, untuk nifaq amali, Ustadz Amiruddin menyoroti fenomena dalam kehidupan sehari-hari, seperti sikap malas melaksanakan shalat berjamaah, terutama pada waktu Isya dan Subuh. Ia juga mengingatkan tentang bahaya riya, yakni beribadah dengan tujuan ingin dilihat orang lain, yang dapat mengurangi nilai keikhlasan dalam beramal.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa ancaman bagi pelaku nifaq i’tiqodi sangat berat, yakni siksa neraka Jahanam. Mengutip ajaran Nabi Muhammad, ciri-ciri orang munafik antara lain adalah berkata dusta, ingkar janji, dan berkhianat ketika diberi amanah.

Kajian ditutup dengan harapan agar seluruh jamaah senantiasa menjaga keimanan dan terhindar dari sifat-sifat munafik dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Masjid Al-Falah dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai tauhid yang kuat. (Begug SW)

0 Komentar