![]() |
Sugiri Sancoko Bupati Ponorogo mengibarkan bendera sebagi tanda start Jalan sehat Ribuan Pelajar Ponorogo Aksi Bersih Sampah Peringati World Cleanup Day |
Lebih dari 11 ribu peserta, terdiri dari pelajar
SMA/SMK/MA dan guru, mengikuti kegiatan
jalan sehat sambil memungut sampah. Mereka memulai aksinya dari Paseban
Alun-Alun Ponorogo dan menyusuri sejumlah jalan utama di kota tersebut.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang hadir dan mengibarkan
bendera start, mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai
bagian dari tanggung jawab sosial. "World Cleanup Day adalah aksi sosial
yang mengajak seluruh masyarakat dunia untuk turut serta menjaga kebersihan
bumi. Dengan berjalan keliling kota sambil memungut sampah, kita tidak hanya
membersihkan Ponorogo, tetapi juga hati dan raga kita," ujar Kang Bupati,
sapaan akrab Sugiri Sancoko.
Aksi ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Cabang Dinas
Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Ponorogo-Magetan, Supardi, yang
menegaskan bahwa kebersihan tidak hanya berkaitan dengan lingkungan fisik,
tetapi juga hati dan moral masyarakat. "Kami sepakat mendukung gerakan
anti-perundungan di lembaga pendidikan, karena kebersihan bukan hanya soal
fisik, tetapi juga mencerminkan martabat manusia," katanya.
Selain sebagai langkah nyata
menjaga kebersihan, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mitigasi perubahan
iklim. Tarmin, guru SMK Negeri 2 Ponorogo sekaligus peserta Climate Innovation
Generation Program (CIGPRO) 2024, menambahkan bahwa gerakan berbasis lingkungan
ini bertujuan membebaskan bumi dari sampah, yang pada akhirnya mendukung
adaptasi terhadap perubahan iklim. "Ini lebih dari sekedar aksi
bersih-bersih. Gerakan ini memiliki dampak jangka panjang untuk menjaga
kestabilan ekosistem," jelasnya.
Melalui aksi ini, diharapkan generasi muda dapat menanamkan
perilaku peduli lingkungan dengan menjaga kebersihan, memilah sampah, menanam
pohon, serta mengelola sumber daya alam secara bijak. Gerakan Peduli dan
Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) juga diharapkan bisa
meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan guru.
Aksi World Cleanup Day di Ponorogo tidak hanya menjadi
momentum untuk membersihkan kota, tetapi juga sebagai wujud komitmen bersama
dalam melindungi bumi dan membentuk perilaku yang lebih ramah lingkungan.
0 Komentar