![]() |
| Ramadhan Penuh Makna, Anak Usia Dini di Sukoharjo Aktif Tadarus dan Belajar Al-Qur’an di Masjid Al-Falah |
Seusai melaksanakan salat Isya dan Tarawih, anak-anak mulai mengikuti pembelajaran membaca Al-Qur’an secara bersama-sama. Melalui kegiatan tadarus tersebut, para santri kecil diajarkan mengenal bacaan hijaiyah, memperbaiki tajwid, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Koordinator Bidang Ibadah Masjid Al-Falah, H. Triminarno, SH., menjelaskan bahwa kegiatan tadarus memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak.
“Kegiatan ini bertujuan membentuk kebiasaan positif, meningkatkan keterampilan membaca hijaiyah, melatih kedisiplinan, serta memberikan ketenangan batin bagi anak-anak sejak dini,” jelasnya.
Menurutnya, metode pembelajaran dilakukan secara menyenangkan dan bertahap, dimulai dari Iqro’ hingga membaca Al-Qur’an. Para pembimbing dari Pondok Tarbiatul Ummah menggunakan pendekatan pembelajaran dengan suara lantang agar anak lebih cepat memahami bacaan dan hafalan.
Menurutnya, metode pembelajaran dilakukan secara menyenangkan dan bertahap, dimulai dari Iqro’ hingga membaca Al-Qur’an. Para pembimbing dari Pondok Tarbiatul Ummah menggunakan pendekatan pembelajaran dengan suara lantang agar anak lebih cepat memahami bacaan dan hafalan.
Menariknya, anak-anak tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga mulai dilibatkan sebagai imam salat Isya dan Tarawih sebagai bagian dari proses pembinaan kepercayaan diri dan kepemimpinan spiritual.
Kegiatan tadarus di Masjid Al-Falah juga diikuti oleh jamaah dewasa, baik bapak-bapak maupun ibu-ibu, yang melanjutkan membaca Al-Qur’an bersama setelah salat Tarawih hingga sekitar pukul 21.15 WIB.
Di tempat terpisah, Ketua Takmir Masjid Al-Falah, Ir. H. Rudy Setyohadi, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan telah dipersiapkan jauh hari untuk memberikan kenyamanan bagi jamaah.
Selama bulan suci, masjid menghadirkan imam-imam muda hafidz Al-Qur’an untuk memimpin salat Tarawih serta berbagai kajian keagamaan dengan menghadirkan para ustadz ternama guna meningkatkan semangat jamaah dalam menuntut ilmu agama.
Selama bulan suci, masjid menghadirkan imam-imam muda hafidz Al-Qur’an untuk memimpin salat Tarawih serta berbagai kajian keagamaan dengan menghadirkan para ustadz ternama guna meningkatkan semangat jamaah dalam menuntut ilmu agama.
Selain kegiatan ibadah dan kajian, panitia juga menyediakan program buka puasa bersama setiap hari dengan menu yang bervariasi dari berbagai penyedia kuliner lokal, seperti Syafina Catering, Dapur Maestro, Soto Carikan, hingga Cilok Kuah Rasa Eco.
“Semua ini kami siapkan agar jamaah merasa nyaman dan semakin semangat datang ke masjid, tidak hanya beribadah tetapi juga mempererat kebersamaan,” pungkas Rudy.
Kegiatan Ramadhan di Masjid Al-Falah menjadi contoh nyata bagaimana masjid berperan sebagai pusat pendidikan spiritual, pembinaan generasi muda, serta penguat kebersamaan masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah. (Begug SW)



0 Komentar