![]() |
| Griya Senior Sabara Resmi Dibuka, Lansia Punya Ruang untuk Tetap Aktif |
Berlokasi di Miratan RT 02/RW 06, Grajegan, Tawangsari,
Sukoharjo, Griya Senior Sabara resmi diluncurkan pada Ahad (30/8). Kehadirannya
diharapkan menjadi ruang aman dan nyaman bagi para lanjut usia (lansia) untuk
berkumpul, beraktivitas, sekaligus mendapatkan pendampingan.
Launching yang berlangsung pukul 06.00 hingga 10.00 WIB
tersebut dikemas cukup meriah. Kegiatan diawali dengan senam bersama yang
dipandu Kak Titik Haryanti, anggota Pembina Yayasan Sakura Adventure Indonesia.
Para lansia dan warga tampak antusias mengikuti setiap
gerakan. Usai berolahraga, peserta menikmati sarapan bersama. Suasana guyub pun
terasa. Bukan sekadar mengisi pagi, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk
mempererat interaksi sosial antarlansia dan warga.
Aktivitas kemudian berlanjut dengan edukasi kesehatan lansia
yang disampaikan Kak dr. Ardyasih, Ketua Pembina Yayasan Sakura Adventure
Indonesia. Edukasi tersebut menekankan pentingnya menjaga kesehatan, tetap
aktif bergerak, serta menjalani masa lanjut usia secara sehat dan produktif.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu
Indonesia Raya dan doa yang dipimpin Bapak Jumiko. Suasana semakin hangat
ketika peserta mengikuti games dan pembagian doorprize yang dipandu Kak Titik
Haryanti bersama Kak Weni Kurniati.
Bukan Sekadar Tempat Berkumpul
Griya Senior Sabara dirancang bukan sekadar tempat
berkumpul. Lebih dari itu, griya tersebut diharapkan menjadi ruang interaksi
dan aktivitas positif bagi lansia di Miratan dan wilayah Grajegan.
Pembina Yayasan Sakura Adventure Indonesia menyampaikan
apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap
berdirinya Griya Senior Sabara.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Dinas
Sosial, Bapak Lurah, Bapak RW, Bapak RT, para tokoh masyarakat, serta seluruh
ibu-ibu dan warga Miratan RT 02/RW 06 Grajegan. Dukungan ini sangat berarti,
bukan hanya untuk terselenggaranya launching hari ini, tetapi juga untuk
keberlangsungan operasional Griya Senior Sabara ke depan,” ungkapnya.
Dukungan dari berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi
modal penting agar program tidak berhenti pada seremoni pembukaan. Ke depan,
Griya Senior Sabara diharapkan terus diisi dengan kegiatan yang memberikan
manfaat nyata bagi lansia.
Apresiasi juga datang dari Kelurahan Grajegan. Mewakili
pemerintah kelurahan, Ari Setyawan Pratama menyambut positif keberadaan Griya
Senior Sabara.
Menurutnya, kehadiran griya tersebut dapat menjadi wadah
kegiatan bagi para lansia di sekitar Miratan sekaligus memperkuat kepedulian
masyarakat terhadap kelompok lanjut usia.
Dinsos: Harus Aman dan Nyaman
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo yang diwakili Aris
Hasyim Junaidi, S.E., M.M., Kepala Bidang Penanganan dan Pengembangan
Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo, juga memberikan
apresiasi.
Ia berharap Griya Senior Sabara benar-benar dapat menjadi
ruang yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi para lansia.
“Kami berharap Griya Senior Sabara dapat menjadi tempat yang
aman dan nyaman bagi para lansia, sekaligus menjadi ruang untuk mendapatkan
pendampingan dan melakukan berbagai kegiatan yang positif,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Griya Senior Sabara juga dapat membantu
pemerintah dalam memperluas pelayanan sosial kepada kelompok lansia.
“Kami juga mengucapkan terima kasih atas berdirinya Griya
Senior Sabara karena turut membantu program Dinas Sosial dalam memberikan
pelayanan kepada para lansia,” imbuhnya.
Puncak launching ditandai dengan pemotongan pita yang
diawali dengan pembacaan basmallah. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya
aktivitas Griya Senior Sabara secara resmi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai
ungkapan syukur atas berdirinya griya tersebut. Para tamu dan peserta juga
mengikuti room tour untuk melihat langsung fasilitas serta ruang yang disiapkan
bagi kegiatan para lansia.
Lansia Ingin Tetap Berkegiatan
Antusiasme juga datang dari warga. Hartini, salah seorang
warga Miratan, menyambut baik kehadiran Griya Senior Sabara.
Baginya, griya tersebut memberikan kesempatan bagi para
lansia untuk tetap memiliki ruang berkegiatan dan bersosialisasi.
“Harapannya Griya Senior Sabara ini bisa menjadi tempat
bertemunya para lansia, sehingga kami bisa saling berbagi, berkegiatan bersama,
dan tetap sehat dalam menjalani kehidupan sebagai lansia,” tuturnya.
Launching Griya Senior Sabara menjadi langkah awal untuk
membangun lingkungan yang semakin ramah lansia. Konsep yang memadukan aktivitas
fisik, edukasi kesehatan, interaksi sosial, dan pemberdayaan menjadi bekal
untuk menjaga lansia tetap aktif dan memiliki kehidupan sosial yang bermakna.
Yayasan Sakura Adventure Indonesia berharap Griya Senior
Sabara tidak hanya ramai saat launching. Program berkelanjutan yang melibatkan
lansia, keluarga, masyarakat, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan
diharapkan mampu menjadikan griya tersebut sebagai ruang bersama.
Sebab, usia boleh bertambah. Namun, kesempatan untuk tetap
sehat, aktif, dan bermanfaat seharusnya tidak pernah berakhir. (Begug SW)

0 Komentar