7 Atlet Terbaik SMK Negeri 2 Ponorogo Siap Berlaga di LKS Jatim 2026, Targetkan Prestasi Gemilang di Surabaya

7 Atlet Terbaik SMK Negeri 2 Ponorogo Siap Berlaga di LKS Jatim 2026, Targetkan Prestasi Gemilang di Surabaya
Ponorogo, mitrapolrinews.com – SMK Negeri 2 Ponorogo kembali menegaskan eksistensinya sebagai sekolah vokasi unggulan dengan mengirimkan tujuh “atlet kompetensi” terbaik untuk berlaga dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Kontingen resmi dilepas pada Kamis (2/4/2026) dengan penuh khidmat, untuk selanjutnya bertanding di Surabaya pada 6–9 April 2026.

Momentum pelepasan berlangsung sarat makna, diwarnai doa bersama dan dukungan penuh dari seluruh warga sekolah. Harapan besar mengiringi langkah para peserta agar mampu mengukir prestasi sekaligus membawa nama harum sekolah dan Kabupaten Ponorogo di tingkat provinsi.

Ketujuh siswa terpilih merupakan hasil seleksi ketat dan pembinaan intensif yang berkelanjutan. Mereka tidak hanya dibekali kemampuan teknis sesuai bidang lomba, tetapi juga penguatan mental, disiplin, serta karakter unggul sebagai modal utama menghadapi kompetisi.

7 Atlet Terbaik SMK Negeri 2 Ponorogo Siap Berlaga di LKS Jatim 2026, Targetkan Prestasi Gemilang di Surabaya
Adapun peserta yang akan berlaga meliputi Salsabila Prima Srinarda (Hairdressing), Nisma Briliandra Putri (Beauty Therapy), Alnanda Galih Putra Pratama (Patisserie and Confectionery), Bagas Rahmad Saputra (Culinary), Sinta Nur Meilina (Fashion Technology), Lintang Dwi Ramadhani (Tourism Industry), serta Qoriatul Hasanah (Hotel Receptionist).

Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo, Suryanto, S.Pd., menegaskan bahwa keikutsertaan dalam LKS bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bentuk tanggung jawab dalam membawa nama baik institusi.
“Ini adalah amanah besar. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi kejujuran, disiplin, dan sportivitas. Jadilah representasi sekolah yang membanggakan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Sri Sumaryana, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa berbagai strategi telah disiapkan untuk mendukung kesiapan siswa, termasuk kolaborasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
“Kami memastikan siswa memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri, sehingga tidak hanya siap berkompetisi, tetapi juga siap memasuki dunia kerja,” jelasnya.

Partisipasi ini menjadi bukti konkret komitmen SMK Negeri 2 Ponorogo dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Dukungan dari orang tua, masyarakat, serta seluruh ekosistem pendidikan menjadi energi positif dalam mendorong prestasi siswa.

Dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi, ketujuh atlet kompetensi ini diharapkan mampu mencatatkan prestasi gemilang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.

Keikutsertaan dalam LKS Jatim 2026 bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang proses pembelajaran, penguatan karakter, dan pembuktian bahwa siswa SMK mampu bersaing di level tertinggi. SMK Negeri 2 Ponorogo pun terus melangkah maju, mencetak lulusan kompeten, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (red)  

0 Komentar