![]() |
| Salat Id di Alun-alun Satya Negara Sukoharjo Dipadati Ribuan Jemaah, Angkat Tema Ridho dalam Kehidupan |
Pelaksanaan Salat Id tersebut diselenggarakan oleh Muhammadiyah Sukoharjo berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Takmir Masjid (FKTM), Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Nasyiatul Aisyiyah (NA), serta Karang Taruna Kelurahan Jetis.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua PCM Muhammadiyah Kecamatan Sukoharjo H. Shodikul Amin, Ketua PCA Muhammadiyah Kecamatan Sukoharjo Hj. Sri Harjanti, S.Pd., Ustadz Tolhah Muhammad, Lc., serta Ustadz H. Muh. Tri Wibowo, S.Pd.I., bersama warga Muhammadiyah Sukoharjo.
Di sela-sela gema takbir, Drs. H. Muslim menyampaikan laporan hasil pengumpulan zakat fitrah dari masjid-masjid yang tergabung dalam FKTM se-Kelurahan Jetis. Ia menjelaskan bahwa pengumpulan dibagi dalam lima zona yang mencakup 21 masjid, dengan total beras yang terkumpul mencapai 10.769,9 kilogram.
Salat Id dimulai pukul 06.15 WIB dengan Ustadz Tolhah Muhammad, Lc. bertindak sebagai imam, sementara khotbah disampaikan oleh Ustadz H. Muh. Tri Wibowo, S.Pd.I.
Dalam khutbahnya, khotib mengangkat tema “Ridho” sebagai fondasi penting dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Ia menekankan pentingnya ridho orangtua kepada anak sebagai kunci tumbuhnya rasa percaya diri dan kebahagiaan anak. Selain itu, ridho dalam hubungan suami-istri juga menjadi landasan terciptanya keharmonisan rumah tangga.
Dalam khutbahnya, khotib mengangkat tema “Ridho” sebagai fondasi penting dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Ia menekankan pentingnya ridho orangtua kepada anak sebagai kunci tumbuhnya rasa percaya diri dan kebahagiaan anak. Selain itu, ridho dalam hubungan suami-istri juga menjadi landasan terciptanya keharmonisan rumah tangga.
Lebih lanjut, disampaikan pula pentingnya sikap ridho terhadap pasangan serta tetangga, sebagai upaya membangun lingkungan sosial yang damai dan harmonis. Khotib juga mengingatkan hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa ridho Allah bergantung pada ridho orangtua, dan murka Allah bergantung pada murka orangtua.
Dengan menanamkan nilai ridho dalam kehidupan sehari-hari, diharapkan setiap individu mampu membangun hubungan yang lebih harmonis, penuh kedamaian, serta mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Kegiatan Salat Id ditutup dengan doa bersama, menambah kekhusyukan suasana pagi Idul Fitri di Sukoharjo. (Begug SW)

0 Komentar