Pengajian Ramadan dan Santunan Dhuafa Digelar di Sukoharjo, 120 Lansia dan Difabel Terima Bantuan

Pengajian Ramadan dan Santunan Dhuafa Digelar di Sukoharjo, 120 Lansia dan Difabel Terima Bantuan
Sukoharjo, mitrapolrinews.com - Suasana penuh kepedulian dan kebersamaan mewarnai kegiatan pengajian sekaligus santunan bagi dhuafa lansia dan difabel yang digelar di Masjid Al-Falah, Madyorejo RT 01 RW 07 Jetis, Sukoharjo, Ahad (8/3/2026) pagi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang ’Aisyiyah Majelis Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukoharjo sebagai bagian dari agenda tahunan berbagi di bulan Ramadan.

Pengajian dihadiri Penasehat Pimpinan Cabang ’Aisyiyah (PCA) Endang Budiasih, S.Pd., Ketua PCA Sri Harjanti, S.Pd., jajaran pengurus harian PCA dan BPP, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jetis 2 sekaligus Ketua Takmir Masjid Al-Falah Ir. H. Rudy Setyohadi, kepala sekolah serta para guru TK ABA, dan para penerima santunan yang terdiri dari dhuafa lansia serta difabel.

Acara diawali dengan kegiatan tahsin membaca Surat Al-Ma’un yang dipimpin oleh Rahayu Susilowati, S.Pd. Selanjutnya, Ketua Panitia Susi Suswanti, S.Pd.I., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan agenda rutin setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.

“Kegiatan berbagi rezeki ini tidak lepas dari dukungan bapak ibu serta para donatur. Bantuan ini jangan dinilai dari harganya, namun kami berharap dapat memberi manfaat bagi bapak ibu semuanya,” ujar Susi.

Ketua PCA Sukoharjo Sri Harjanti, S.Pd., menegaskan bahwa program santunan ini merupakan bagian dari program jangka panjang organisasi dalam memperkuat nilai kepedulian sosial, khususnya di momentum Ramadan.

“Melalui kegiatan ini kita ingin menguatkan iman di bulan puasa, meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak syukur, serta terus menumbuhkan semangat bersedekah dan menuntut ilmu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al-Falah sekaligus Ketua PRM Jetis 2 Ir. H. Rudy Setyohadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Masjid Al-Falah. Ia menilai kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini menjadi salah satu tanda kemakmuran masjid.

“Ciri masjid yang makmur adalah shalat lima waktu berjamaah selalu ada dan masjid mampu menyejahterakan jamaah serta masyarakat sekitarnya,” jelas Rudy.

Sebelum tausiah dimulai, panitia menyerahkan santunan secara simbolis kepada perwakilan dhuafa lansia oleh Ketua Takmir Masjid Al-Falah, Penasehat PCA, dan Ketua PCA.

Dalam tausiah inti, Ustadz Rahman Budiyono, S.Pd.I., mengangkat tema “Harta yang Dibawa Mati”. Ia menjelaskan bahwa harta yang benar-benar dibawa seseorang setelah meninggal bukanlah harta fisik seperti uang atau aset, melainkan nilai manfaat yang diubah menjadi amal kebaikan.

“Harta yang disedekahkan di jalan Allah akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Itulah bekal abadi di akhirat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa bentuk harta yang dapat menjadi bekal akhirat antara lain sedekah jariyah atau wakaf, ilmu yang bermanfaat, nafkah yang diberikan kepada keluarga dengan niat ibadah, serta harta yang digunakan untuk membantu sesama.

Di akhir kegiatan, juga dilaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) Kepala TK Bustanul Athfal dari Pimpinan Daerah ’Aisyiyah kepada 22 kepala TK BA. Selain itu, panitia menyalurkan sebanyak 120 paket santunan kepada dhuafa lansia, difabel, serta guru TK sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di tengah masyarakat. (Begug SW)

0 Komentar