Wonogiri, mitrapolrinews.com - Upaya
menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan imbuhan air tanah kembali
diperkuat melalui kegiatan penanaman pohon yang digelar Dinas Lingkungan Hidup
dan Kehutanan Kabupaten Wonogiri, Kamis (27/11). Kegiatan ini menjadi bagian
penting dalam rehabilitasi lahan daerah tangkapan air, khususnya di wilayah
yang memiliki potensi kerusakan lingkungan.
Penanaman 30.500 Bibit Pohon di Bakalan Purwantoro, Upaya Kolektif Jaga Lingkungan dan Imbuhan Air Tanah
Penanaman pohon dilaksanakan di
sekitar Arena Olahraga Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, dan diawali dengan
apel bersama sebelum seluruh peserta bergerak menuju titik penanaman. Kegiatan
ini menyatukan berbagai unsur masyarakat dan instansi sebagai bentuk komitmen
bersama menjaga alam.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara
lain personel Koramil 19/Purwantoro yang dipimpin Pelda Suhargo, anggota Polsek
Purwantoro dipimpin Kapolsek Iptu Nugroho Setyo Hartono, S.H., Sekcam
Purwantoro Samuri, S.Ip., M.M, Kepala BPDAS Solo, Kepala CDK Wilayah XI
Wonogiri, Ketua Kelompok Tani se-Desa Bakalan, Perangkat Desa Bakalan, serta
anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Ngudi Mulyo.
30.500
Bibit Tertanam di Lahan 25,38 Hektare
Pelda Suhargo menyampaikan bahwa Desa
Bakalan dipilih sebagai daerah prioritas rehabilitasi lahan karena kondisi
lingkungannya yang membutuhkan penguatan kembali tutupan vegetasi. Dalam
kegiatan penanaman kali ini, sebanyak 30.500 bibit pohon ditanam di lahan milik
anggota KTH Ngudi Mulyo yang mencakup luas sekitar 25,38 hektare.
Jenis tanaman yang ditanam berjumlah
35.000 bibit dengan komposisi:
- Alpukat: 10.000 batang
- Gembilina: 10.000 batang
- Petai: 10.000 batang
- Jambu mete: 2.000 batang
- Nangka: 3.000 batang
Pemilihan jenis bibit dilakukan
berdasarkan kesesuaian lahan, manfaat ekologis, serta kebutuhan masyarakat,
sehingga diharapkan memberikan manfaat jangka panjang baik dari sisi konservasi
maupun kesejahteraan warga.
Edukasi
Lingkungan dan Perawatan Berkelanjutan
Sebelum proses penanaman dimulai,
kegiatan didahului dengan apel bersama, pembagian lokasi penanaman, serta
diskusi mengenai pentingnya penghijauan. Para peserta juga mendapat penjelasan
tentang pemantauan dan perawatan bibit agar mampu tumbuh optimal dan memberikan
manfaat ekologis secara berkelanjutan.
“Penghijauan tidak berhenti pada
penanaman saja. Bibit-bibit ini harus dirawat agar tumbuh dengan baik dan
menjadi bagian dari upaya jangka panjang menjaga kelestarian lingkungan,” ujar
Pelda Suhargo.
Kegiatan penanaman pohon ini tidak
hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga langkah nyata dalam menciptakan
lingkungan yang lebih lestari, memperkuat daya dukung tanah, dan menjaga
keseimbangan ekosistem di wilayah Purwantoro.
(Pendim 0728)
0 Komentar