Wonogiri, mitrapolrinews.com – Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas dan menunjang kelancaran perekonomian warga, Danramil 11/Manyaran Kodim 0728/Wonogiri, Kapten Arh Hadi Santoso, memimpin langsung pelaksanaan karya bakti pembangunan jembatan penyeberangan di Dusun Sabrang, Desa Pijiharjo, Kecamatan Manyaran, Sabtu (10/05/2025).Permudah Akses Ekonomi, Danramil 11/Manyaran Pimpin Pembangunan Jembatan di Desa Pijiharjo
Kegiatan karya bakti tersebut melibatkan anggota Koramil 11/Manyaran bersama masyarakat setempat. Mereka bergotong-royong membangun jembatan dengan ukuran panjang 6 meter dan lebar 3 meter yang akan menjadi penghubung vital bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik menuju lahan pertanian maupun tempat pemakaman umum (TPU).
Kapten Arh Hadi Santoso menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya. Ia menegaskan bahwa tugas TNI tidak hanya terbatas pada pertahanan, tetapi juga mencakup pengabdian sosial untuk membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran TNI harus memberikan manfaat langsung bagi warga, termasuk dalam pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Danramil.
Menurutnya, jika tidak segera dibangun, keterbatasan akses akibat rusaknya jembatan lama dapat menghambat mobilitas warga, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pertanian. Oleh karena itu, pembangunan jembatan ini menjadi prioritas guna menunjang roda perekonomian dan kehidupan sosial warga Desa Pijiharjo.
Jembatan yang dibangun menggunakan anggaran Dana Desa (ADD) Pijiharjo tahun 2025 sebesar Rp 75 juta. Proyek ini merupakan kolaborasi sinergis antara pemerintah desa, TNI, dan masyarakat yang secara langsung ikut andil dalam proses pembangunan.
Danramil juga menambahkan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur desa merupakan salah satu bentuk implementasi dari kemanunggalan TNI dan rakyat. “Kami hadir tidak hanya untuk keamanan, tapi juga menjadi solusi nyata atas persoalan di masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, warga setempat menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Mereka mengaku terbantu dan mengapresiasi langkah TNI yang tanggap terhadap kebutuhan warga. Semangat gotong royong yang ditunjukkan selama proses pembangunan menjadi cerminan kekompakan dan kepedulian yang masih hidup di tengah masyarakat pedesaan.
Dengan selesainya jembatan ini, diharapkan akses antarwilayah di Desa Pijiharjo semakin lancar, sehingga aktivitas ekonomi, pertanian, dan sosial masyarakat bisa berjalan lebih efektif dan efisien. (Pendim 0728/Wng)
0 Komentar