![]() |
| Sambut Hari Santri 82 Jamaah Berangkat Umrah bersama PT Altour Wisata Mulia |
Acara pelepasan jamaah berlangsung di pendopo rumah dinas Bupati Wonogiri,
dengan dihadiri tokoh masyarakat setempat, di antaranya Setyo Sukarno, anggota
DPRD Kabupaten Wonogiri Sutoyo, serta Direktur PT Altour Wisata Mulia, Aris
Setiawan. Pelepasan ini menjadi momen istimewa bagi para peserta, yang mayoritas
berasal dari Wonogiri, serta beberapa jamaah dari daerah sekitar seperti
Magetan, Ponorogo, dan Madiun.
Aris Setiawan, Direktur PT Altour Wisata Mulia, menjelaskan bahwa perjalanan
umroh kali ini akan berlangsung selama sembilan hari. “Para jamaah akan menghabiskan
tiga hari di Madinah, empat hari di Makkah, dan dua hari dalam perjalanan udara
menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Jadi total waktu pelaksanaan umroh
adalah sembilan hari," jelas Aris Setiawan.
PT Altour Wisata Mulia juga memberikan subsidi sebesar Rp 2 juta per orang,
sehingga jamaah hanya membayar Rp 22 juta per orang untuk perjalanan umroh ini.
Program umroh yang diluncurkan dalam rangka Hari Santri 2024 ini dirancang
untuk memberikan pengalaman spiritual yang mendalam kepada para jamaah, dengan
berbagai fasilitas yang nyaman dan berkualitas.
Selain melaksanakan ibadah umroh, para jamaah juga akan melakukan ziarah ke
tempat-tempat bersejarah di Makkah dan Madinah. PT Altour Wisata Mulia menjamin
kenyamanan para peserta dengan menyediakan akomodasi di hotel berbintang yang
berlokasi dekat dengan tempat ibadah, serta berbagai fasilitas pendukung
lainnya seperti transportasi bus ber-AC, catering makanan sesuai selera jamaah,
dan bimbingan manasik sebelum keberangkatan.
"Program ini tidak hanya membantu jamaah melaksanakan ibadah umroh
dengan mudah dan nyaman, tetapi juga memperkuat ikatan silaturahmi antar jamaah
dari berbagai daerah. Kami berharap program ini dapat memberikan pengalaman
spiritual yang berkesan dan menjadi sarana untuk mempererat hubungan
antarumat," tutup Aris Setiawan.
Dengan semangat memperingati Hari Santri, program umroh ini menjadi
kesempatan istimewa bagi para takmir, marbot, ustadz, dan guru ngaji untuk
menjalankan ibadah di Tanah Suci dengan penuh rasa syukur dan khidmat.

0 Komentar