GERTAK PSN Warga Madyorejo RT 01 RW 07 Jetis Sukoharjo Digiatkan

GERTAK PSN Warga Madyorejo RT 01 RW 07 Jetis Sukoharjo Digiatkan

Sukoharjo, mitrapolrinews.com - Menghadapi meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), warga Madyorejo Rt 01 Rw 07, Jetis Sukoharjo, telah mengambil langkah proaktif dengan menggelar kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) pada hari Ahad (31/3/24). Dipimpin oleh Ketua RT, Joko Sarjana SH, serta didukung oleh para pengurus bidang kesehatan dan kader-kader, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan awal terhadap DBD.

Pukul 06.30, para kader berkumpul di rumah warga untuk mendapatkan arahan dari para pemimpin setempat. Joko Sarjana SH dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kebersihan di dalam dan di sekitar rumah. "Gerakan PSN harus terus kita laksanakan dengan jalan mengadakan gerakan kebersihan di dalam rumah maupun di luar rumah," ujarnya.

Ir. Rudy Setyohadi, penasehat RT, menambahkan bahwa kegiatan PSN ini bukan hanya sebagai upaya kesehatan, tetapi juga sebagai bentuk ibadah, terutama di bulan Ramadan. "Kegiatan ini, insyaallah, akan mendapatkan berkah bagi warga serta para kader," tambahnya.

Koord Bidang Kesehatan, Begug SW, menyampaikan bahwa tujuan dari GERTAK PSN ini adalah untuk menurunkan Angka Bebas Jentik (ABJ) dan memberantas penyebaran DBD. "Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan lingkungan," katanya.

Dalam kegiatan ini, masyarakat diminta untuk melakukan 3M+: Menguras, Menutup, Menyingkirkan/Mendaur Ulang, dan tindakan tambahan seperti memperbaiki saluran air yang tidak lancar, mengganti air vas bunga secara berkala, dan membuang air di tempat-tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk.

Seusai kegiatan, hasilnya menunjukkan bahwa dari 108 rumah di Kp. Madyorejo Rt 01 Rw 07, hanya sedikit ditemukan jentik nyamuk di 11 tempat. "Kegiatan PSN ini sangat penting untuk menjaga lingkungan agar bebas dari DBD," tutup Begug.

Dengan semangat 3M (Menguras, Mengubur, Menutup), warga diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka dan menghindari penyakit yang bisa dicegah ini.

0 Komentar