![]() |
| Griya Senior Sabara Luncurkan Sekolah Senior, Dorong Lansia Tetap Sehat, Aktif, dan Mandiri |
Peluncuran program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sebanyak 96 peserta, yang didominasi ibu-ibu warga sekitar, hadir mengikuti kegiatan. Acara ini juga mendapat dukungan dari Posyandu Lansia Mirasari, Taklim Ibu-ibu Miratan, serta Taklim Ibu-ibu Tawangsari, Sukoharjo.
![]() |
| Griya Senior Sabara Luncurkan Sekolah Senior, Dorong Lansia Tetap Sehat, Aktif, dan Mandiri |
Gerakan senam dirancang dengan memperhatikan kondisi fisik peserta lanjut usia agar tetap aman, nyaman, dan menyenangkan. Selain menjaga kebugaran tubuh, aktivitas tersebut juga menjadi sarana membangun semangat kebersamaan.
Menurut Titik, kegiatan ini bukan sekadar aktivitas olahraga, melainkan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan lansia agar tetap sehat secara fisik maupun mental.
"Senam bersama ini merupakan wujud pemenuhan kebutuhan lansia terkait olah raga. Sejalan dengan semangat olahraga, ngupoyo sehat badan, seger pikiran, demi mewujudkan lansia yang sehat, keluarga bahagia, dan masyarakat sejahtera," tuturnya.
Setelah kegiatan senam, para peserta menikmati sarapan bersama. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai momen tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarwarga.
Sekolah Senior, Ruang Belajar Sepanjang Usia
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dan sosialisasi program Sekolah Senior oleh Ardyasih. Dalam penjelasannya, ia menyampaikan bahwa Sekolah Senior Sabara dirancang sebagai ruang bagi para lanjut usia untuk terus belajar, bertumbuh, berinteraksi, dan menjalani aktivitas positif di usia yang semakin bermakna.
Program ini terbuka bagi laki-laki maupun perempuan berusia 60 tahun ke atas, termasuk kelompok pra-lansia yang memiliki keinginan untuk tetap aktif, sehat, dan mandiri.
Materi pembelajaran disusun secara holistik melalui tiga pendekatan utama, yakni Olah Roso, Olah Jiwo, dan Olah Rogo.
Olah Roso diarahkan pada penguatan emosional, kemampuan sosial, empati, serta kebahagiaan batin. Olah Jiwo menitikberatkan pada penguatan spiritual, keagamaan, dan ketenangan pikiran. Sementara Olah Rogo berfokus pada pemeliharaan kesehatan fisik, kebugaran, serta edukasi pola hidup sehat.
Lebih dari sekadar kegiatan pembelajaran, Sekolah Senior Sabara juga mengintegrasikan prinsip 7 Dimensi Lansia Tangguh, meliputi dimensi spiritual, fisik, intelektual, emosional, sosial, vokasional, dan lingkungan.
Melalui pendekatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memiliki kondisi fisik yang lebih terjaga, tetapi juga mampu mempertahankan kemandirian, meningkatkan kualitas kehidupan sosial, serta tetap produktif sesuai kemampuan masing-masing.
Pembelajaran Rutin Dua Pekan Sekali
Untuk memastikan keberlanjutan program, kegiatan Sekolah Senior akan dipusatkan di Griya Senior Sabara yang beralamat di Miratan, Tawangsari, Sukoharjo.
Pembelajaran dijadwalkan berlangsung secara rutin setiap dua pekan sekali, yakni pada pekan pertama dan pekan ketiga setiap hari Sabtu, mulai pukul 09.00 WIB.
Peluncuran Sekolah Senior ini menjadi langkah nyata Griya Senior Sabara dalam menghadirkan ruang pemberdayaan bagi kelompok lanjut usia. Melalui kegiatan olahraga, pembelajaran, penguatan spiritual, dan interaksi sosial, para lansia diharapkan tetap memiliki kesempatan untuk berkembang, berkarya, dan menikmati masa tua secara sehat serta bermartabat.
Semangat yang dibangun bukan sekadar memperpanjang usia, melainkan menghadirkan kehidupan yang lebih berkualitas, bahagia, dan bermakna. (Begug SW)


0 Komentar