![]() |
| 850 Pesilat Ikuti Pasanggiri PERSINAS ASAD di Wonogiri, Wabup Tekankan Pembinaan Karakter Generasi Muda |
Pasanggiri tersebut dihadiri Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga pencak silat serta pelestarian warisan budaya bangsa.
Dalam sambutannya, Imron menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang melibatkan ratusan pesilat tersebut. Menurutnya, pencak silat memiliki nilai strategis dalam pembentukan karakter generasi muda karena tidak hanya mengembangkan kemampuan fisik dan keterampilan bela diri, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan, sportivitas, dan penghormatan terhadap sesama.
"Saya mengapresiasi kegiatan Pasanggiri PERSINAS ASAD Kecamatan Jatipurno yang menjadi wadah pembinaan generasi muda melalui olahraga pencak silat. Kegiatan ini bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi, tetapi juga sebagai sarana membentuk karakter, kedisiplinan, sportivitas, serta mempererat tali persaudaraan," ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga pembinaan pesilat di Kabupaten Wonogiri semakin berkembang. Selain itu, pencak silat diharapkan mampu menjadi sarana positif dalam membangun generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai budaya bangsa.
Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Wonogiri, Dodik Setyawan, menjelaskan bahwa Pasanggiri merupakan bagian penting dari proses pembinaan organisasi. Melalui kegiatan ini, para pesilat memiliki kesempatan untuk mengevaluasi hasil latihan, meningkatkan penguasaan jurus, serta mengukur perkembangan kemampuan masing-masing.
Menurut Dodik, tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya antusiasme warga PERSINAS ASAD dalam mengikuti pembinaan pencak silat. Partisipasi tersebut sekaligus menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi dan regenerasi pesilat.
"Kami berharap melalui Pasanggiri ini, para pesilat semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan dan kesungguhan dalam berlatih. Lebih dari itu, mereka harus mampu menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kerukunan, serta mengamalkan nilai-nilai luhur pencak silat dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Dodik juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan Wakil Bupati Wonogiri. Dukungan pemerintah daerah dinilai penting dalam mendorong pengembangan olahraga pencak silat serta memperluas ruang pembinaan bagi generasi muda.
Selama kegiatan berlangsung, ratusan peserta mengikuti rangkaian Pasanggiri dengan antusias. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknik, tetapi juga menekankan pembentukan sikap, mental, dan kepribadian pesilat.
Melalui penyelenggaraan Pasanggiri tersebut, PERSINAS ASAD Kabupaten Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pembinaan pencak silat secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mampu melahirkan pesilat yang berprestasi, berintegritas, menjunjung tinggi sportivitas, serta turut menjaga kelestarian pencak silat sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. (red)

0 Komentar