![]() |
| Angkat Sejarah Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri Raih Juara II Pameran Virtual Kearsipan Jateng 2026 |
Prestasi melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri tersebut menjadi bukti bahwa arsip daerah bisa dikemas secara kreatif untuk mengenalkan sejarah kepada masyarakat luas, terutama generasi muda.
Dalam ajang bertema besar “Arsip Bercerita: Jawa Tengah dalam Arsip” itu, Wonogiri menghadirkan pameran virtual bertajuk “Di Balik Genangan – Jejak Air, Ingatan Wonogiri”. Pameran tersebut mengajak masyarakat menelusuri sejarah pembangunan Waduk Gajah Mungkur melalui dokumentasi dan khazanah arsip yang disajikan secara digital.
Pemilihan Waduk Gajah Mungkur bukan tanpa alasan. Infrastruktur sumber daya air yang menjadi salah satu ikon Wonogiri itu memiliki posisi penting dalam perjalanan pembangunan daerah. Kehadirannya membawa perubahan besar, bukan hanya dari sisi tata ruang dan pemanfaatan sumber daya air, tetapi juga dalam kehidupan sosial masyarakat.
Melalui pameran virtual tersebut, arsip dihadirkan bukan sekadar sebagai dokumen lama yang tersimpan di lemari penyimpanan. Lebih dari itu, arsip menjadi pintu masuk untuk memahami peristiwa masa lalu, merekam dinamika pembangunan, sekaligus menjaga ingatan kolektif masyarakat.
Pemanfaatan teknologi digital juga membuat informasi sejarah lebih mudah dijangkau. Masyarakat tidak harus datang langsung ke ruang penyimpanan arsip untuk mengenal rekam jejak daerahnya. Cukup melalui perangkat yang terhubung dengan internet, pengunjung dapat menjelajahi sajian sejarah yang dikemas dalam pameran virtual.
Inovasi tersebut menjadi salah satu cara untuk mendekatkan layanan kearsipan kepada publik. Terlebih, di tengah perkembangan teknologi informasi, penyajian sejarah secara digital berpeluang menarik minat generasi muda yang akrab dengan berbagai platform daring.
Raihan Juara II di tingkat Provinsi Jawa Tengah sekaligus memperlihatkan bahwa pengelolaan arsip memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai media edukasi, literasi sejarah, dan penguatan identitas daerah.
Arsip tidak hanya berfungsi sebagai bukti pertanggungjawaban dan sumber informasi, tetapi juga menyimpan cerita tentang manusia, kebijakan, pembangunan, serta perubahan yang membentuk wajah suatu daerah hingga saat ini.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelestarian arsip. Inovasi layanan digital juga perlu dikembangkan agar semakin banyak masyarakat yang dapat mengakses sumber-sumber sejarah daerah.
Masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat perjalanan pembangunan Waduk Gajah Mungkur dapat mengunjungi Pameran Virtual Kearsipan Kabupaten Wonogiri Tahun 2026 melalui laman resmi https://disarpus.wonogirikab.go.id/pameran.
Melalui pameran bertajuk “Di Balik Genangan”, Wonogiri menunjukkan bahwa setiap pembangunan memiliki cerita yang layak dikenang. Sebab, di balik perubahan zaman, arsip menjadi saksi perjalanan masa lalu sekaligus warisan pengetahuan bagi generasi mendatang.

0 Komentar