![]() |
| PMI Wonogiri Peringati Hari Palang Merah Internasional Bersama Hari Jadi Wonogiri dengan Aksi Kemanusiaan |
Rangkaian kegiatan diawali dengan napak tilas perjuangan Pangeran Sambernyawa yang mengambil start dari Nglorog, Kecamatan Selogiri dan berakhir di Lapangan GKB Wonogiri. Kegiatan tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat, relawan PMI, komunitas, hingga jajaran pemerintah daerah sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai perjuangan, persatuan, dan semangat kemanusiaan.
![]() |
| PMI Wonogiri Peringati Hari Palang Merah Internasional Bersama Hari Jadi Wonogiri dengan Aksi Kemanusiaan |
Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada delapan kepala keluarga serta bantuan sumur panthek kepada empat kelompok tani di Kabupaten Wonogiri. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan dan ketersediaan air bersih bagi warga.
![]() |
| PMI Wonogiri Peringati Hari Palang Merah Internasional Bersama Hari Jadi Wonogiri dengan Aksi Kemanusiaan |
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Wonogiri bersama Wakil Bupati Wonogiri, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, Ketua PMI Kabupaten Wonogiri, Sekretaris PMI Kabupaten Wonogiri, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI, serta Ketua Bidang SDM PMI Kabupaten Wonogiri.
Dalam sambutannya, Bupati Wonogiri menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Wonogiri yang selama ini terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan, mulai dari pelayanan sosial, kebencanaan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong, kepedulian, dan kemanusiaan untuk masyarakat Wonogiri,” ujarnya.
Ketua PMI Kabupaten Wonogiri, Dwi Handoyo mengatakan, kolaborasi peringatan Hari Palang Merah Internasional dengan Hari Jadi Wonogiri merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan PMI dalam membangun masyarakat yang tangguh, sehat, dan sejahtera.
Menurutnya, program bantuan RTLH dan sumur panthek merupakan wujud nyata kepedulian PMI dalam membantu masyarakat, khususnya warga kurang mampu. Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan dapat memiliki hunian yang lebih layak serta akses air bersih yang memadai untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan ini semakin menumbuhkan semangat kemanusiaan, solidaritas sosial, dan kepedulian bersama demi mewujudkan Wonogiri yang maju, aman, dan berdaya,” pungkasnya.



0 Komentar