Idul Adha 2025 Tanpa Sampah Plastik, Wujud Ibadah yang Ramah Lingkungan

 Idul Adha 2025 Tanpa Sampah Plastik, Wujud Ibadah yang Ramah Lingkungan Ft. by AI
Jakarta, mitrapolrinews.com – Perayaan Idul Adha 2025 dipastikan akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dalam momentum yang bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada Juni ini, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) mengimbau masyarakat untuk menyelenggarakan Idul Adha tanpa sampah plastik. Seruan ini dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq pada 22 Mei lalu. Dalam edaran tersebut, panitia kurban dan masyarakat diminta tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai dalam pembagian daging, melainkan menggantinya dengan wadah ramah lingkungan seperti daun pisang, daun jati, besek bambu, atau wadah lain yang dapat digunakan kembali dan mudah terurai.

KLH menyebutkan bahwa pembagian daging kurban berpotensi menimbulkan lonjakan sampah plastik jika tidak dikelola dengan bijak. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta untuk melakukan sosialisasi secara masif, menyediakan fasilitas pengelolaan sampah di lokasi salat Id dan pemotongan hewan kurban, serta membentuk satuan tugas khusus yang bertugas menangani sekaligus mengedukasi masyarakat dalam pengurangan sampah plastik. Kampanye ini menjadi bagian dari gerakan global #BeatPlasticPollution, yang bertujuan mengakhiri krisis pencemaran plastik di seluruh dunia.

Menteri Hanif Faisol menekankan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton dalam gerakan peduli lingkungan ini. “Mari mulai dari langkah kecil yang berdampak besar. Kurangi plastik, mulai dari sekarang,” ujarnya. Surat Edaran KLH dapat diakses publik melalui tautan bit.ly/IdulAdhaBebasPlastik atau dengan memindai QR code yang tersedia di berbagai media kampanye. Pemerintah berharap, perayaan Idul Adha 2025 menjadi simbol ibadah yang tidak hanya suci secara spiritual, tetapi juga ramah terhadap lingkungan.

0 Komentar