Desa Giriyoso Jadi Sasaran TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim Wonogiri, Ini Yang Akan Dikerjakan

Desa Giriyoso Jadi Sasaran TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim Wonogiri, Ini Yang Akan Dikerjakan
Wonogiri, mitrapolrinews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2025 akan kembali digelar oleh Kodim 0728/Wonogiri. Kali ini, sasaran kegiatan berada di Dusun Tlangu, Desa Giriyoso, Kecamatan Jatipurno. Pembukaan program tersebut direncanakan pada Selasa, 6 Mei 2025.

Rencana pelaksanaan program tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) yang digelar di ruang Mandiri Dinas PMD Kabupaten Wonogiri, Kamis (24/4/2025). Rakor ini dihadiri oleh berbagai unsur terkait, di antaranya Pasiter Kodim 0728/Wonogiri Kapten Inf Sriyono, mewakili Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono; Kepala Bidang PPLK Dinas PMD Wonogiri Wiwik Setyani; Pasi Pers Kapten Inf Kornel Gibson Simanjuntak; perwakilan Camat Jatipurno, Danramil 15/Jatipurno Lettu Inf Budiono, Kapolsek Jatipurno AKP Agus Haryono, Kepala Desa Giriyoso Samijo Efendi, serta perwakilan instansi lainnya.

Dalam paparannya, Kapten Inf Sriyono menyampaikan bahwa kegiatan TMMD kali ini akan meliputi kegiatan fisik dan non-fisik. Kegiatan fisik utama adalah pembangunan rabat jalan dan talud yang akan menghubungkan Dusun Tlangu, Desa Giriyoso, Kecamatan Jatipurno dengan Dusun Sempon, Desa Pandeyan, Kecamatan Jatisrono.

“Pembangunan infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar akses transportasi antar dusun dan meningkatkan mobilitas serta perekonomian warga,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, TMMD Sengkuyung Tahap II juga akan menghadirkan sejumlah kegiatan non-fisik, antara lain penyuluhan stunting, Posyandu dan Posbindu, wawasan kebangsaan, serta sosialisasi Undang-Undang Lalu Lintas dan bahaya narkoba yang akan melibatkan jajaran Polres Wonogiri.

Wiwik Setyani, selaku perwakilan dari Dinas PMD Wonogiri, menegaskan pentingnya koordinasi dan dukungan lintas sektor untuk menyukseskan program ini. Ia berharap kegiatan Pra TMMD dapat segera direncanakan dan dilaksanakan secara optimal agar seluruh pekerjaan fisik dapat selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri.

“Kegiatan ini akan didukung dengan anggaran sebesar Rp489 juta, yang terdiri dari Rp169 juta dari APBD Provinsi dan Rp320 juta dari APBD Kabupaten. Diharapkan semua pihak dapat bekerja sama demi kelancaran dan keberhasilan program TMMD,” imbuhnya.

Program TMMD bukan hanya bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan desa, namun juga menjadi wadah memperkuat semangat gotong royong dan wawasan kebangsaan. Diharapkan, seluruh elemen masyarakat, perangkat desa, serta instansi terkait dapat berkontribusi aktif demi tercapainya tujuan bersama.  (Pendim 0728/Wng)


0 Komentar