Melalui Ceramah Kebangsaan, Dandim Wonogiri Tekankan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Melalui Ceramah Kebangsaan, Dandim Wonogiri Tekankan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Wonogiri, mitrapolrinews.com  – Dalam suasana penuh berkah bulan suci Ramadan, Komandan Kodim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Edi Ristriyono, menyampaikan Ceramah Kebangsaan dalam rangka kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang dilaksanakan di Masjid Al-Falaq, Dusun Bulusari RT 02/RW 03, Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, pada Senin malam (24/03/2025).

Dalam ceramahnya, Dandim mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah maraknya informasi yang beredar di media sosial. Ia menekankan bahwa saat ini banyak berita yang sengaja disebarkan untuk memecah belah masyarakat, termasuk antara umat dan aparat.

“Sekarang banyak sekali berita yang isinya ingin memecah belah antar umat dengan aparat. Ini harus diantisipasi agar kita tidak mudah terpengaruh oleh media sosial dan berita-berita yang menyesatkan,” tegas Letkol Inf Edi Ristriyono.

Terkait dengan isu terbaru mengenai Undang-Undang TNI, Dandim menjelaskan bahwa perubahan regulasi tersebut bertujuan untuk memperkuat peran TNI dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya di tengah masyarakat. Ia mencontohkan peran aktif Babinsa yang selalu hadir saat masyarakat menghadapi permasalahan.

Kegiatan Tarling dan Ceramah Kebangsaan ini, menurut Dandim, merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, serta memperkokoh solidaritas dan silaturahmi di bulan Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga menyoroti peran penting petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ia mengajak para petani untuk menanam padi hingga tiga kali dalam setahun guna mendukung program swasembada pangan.

“Saat ini negara lain sudah mulai kekurangan bahan pangan. Oleh karena itu, kita harus waspada dan terus berupaya meningkatkan produksi pertanian,” jelasnya.

Ia juga menghimbau agar 20% hasil panen petani dijual ke Bulog sebagai cadangan pangan nasional. Target panen beras di Wonogiri sendiri mencapai 8.000 ton, namun hingga saat ini baru terkumpul sekitar 600 ton.

Tak hanya itu, Dandim juga mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anak mereka, khususnya terkait penggunaan gawai. Ia menyoroti maraknya konten negatif seperti judi online dan berita hoaks yang dapat merusak pola pikir generasi muda.

“Anak-anak kita adalah generasi penerus bangsa. Jangan biarkan mereka tenggelam dalam dunia HP tanpa arah. Mari kita arahkan dan bina mereka,” pesannya.

Dandim juga membuka kesempatan bagi generasi muda yang berminat menjadi prajurit TNI. Ia mempersilakan untuk bertanya langsung kepada Babinsa, Danramil, atau datang ke Kodim untuk mendapatkan informasi dan mengikuti pembinaan fisik.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danramil 01/Wonogiri Kapten Inf Suraji, Kepala Dusun Bulusari Bapak Kasio, Babinsa Bulusulur Sertu Khanif, Takmir Masjid Al-Falaq Bapak Pujiono, Imam Masjid Al-Falaq Bapak Mudzakir dari Ponpes Baituquran, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan jamaah salat Tarawih Masjid Al-Falaq Bulusari.  (Pendim 0728/Wng)

 

0 Komentar