Sukoharjo, mitrapolrinews.com – Keimanan kepada malaikat menjadi salah satu fondasi penting dalam kehidupan seorang muslim. Hal itu menjadi tema utama dalam Kajian Ahad keempat yang digelar Masjid Al-Falah, Madyorejo, Jetis, Sukoharjo.
Kajian Ahad Keempat Masjid Al-Falah, Tekankan Pentingnya Iman kepada Malaikat
Kajian menghadirkan Ustadz H. Bimawan Syamsudin, S.P. sebagai pemateri. Dalam kajian tersebut, jamaah diajak memahami hakikat iman kepada malaikat sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.
Ustadz Bimawan menjelaskan, iman kepada malaikat berarti meyakini dengan sepenuh hati keberadaan malaikat sebagai makhluk gaib ciptaan Allah SWT. Dalam ajaran Islam, malaikat diciptakan dari cahaya atau nur dan memiliki sifat utama senantiasa taat serta tidak pernah membangkang terhadap perintah Allah.
“Keimanan seorang hamba tidak akan sempurna sampai ia mengimani keberadaan malaikat beserta sifat, nama, dan tugas-tugasnya berdasarkan dalil yang sahih,” jelasnya.
Menurutnya, beriman kepada malaikat tidak sebatas meyakini keberadaannya. Umat Islam juga perlu mengenal nama-nama malaikat yang disebutkan dalam dalil sahih, seperti Jibril, Mikail, Israfil, serta Munkar dan Nakir.
Selain itu, umat Islam perlu memahami tugas masing-masing malaikat. Di antaranya Malaikat Jibril yang menyampaikan wahyu, Mikail yang berkaitan dengan rezeki dan hujan, malaikat pencatat amal, serta Israfil yang bertugas meniup sangkakala.
Ustadz Bimawan juga menerangkan sejumlah sifat malaikat. Mereka tidak memiliki hawa nafsu sebagaimana manusia, tidak makan dan minum, serta senantiasa menjalankan perintah Allah SWT.
“Tidak ada pembangkangan dari malaikat. Apa pun yang diperintahkan Allah, mereka laksanakan dengan penuh ketaatan,” paparnya.
Hal tersebut, lanjut dia, sebagaimana ditegaskan Allah SWT dalam Surah At-Tahrim ayat 6, yang menjelaskan bahwa para malaikat tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.
Keberadaan malaikat, menurut Ustadz Bimawan, sekaligus menjadi bukti kebesaran Allah SWT sebagai pemilik dan penguasa tunggal atas seluruh alam semesta. Karena itu, keimanan kepada malaikat diharapkan tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi mampu membentuk sikap dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Muh. Anis selaku Bidang Dakwah dan Pendidikan Masjid Al-Falah mengawali kegiatan dengan mengajak jamaah senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat mengikuti kajian.
“Marilah kita selalu bersyukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat dan kesehatan yang telah kita terima. Semoga kajian ini memberikan manfaat dan menambah ilmu bagi kita semua,” ujarnya.
Kajian rutin tersebut tidak hanya diarahkan untuk menambah pemahaman terhadap Al-Qur'an, hadis, dan tata cara ibadah yang benar. Kegiatan juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun ukhuwah Islamiyah antarwarga.
Melalui kajian rutin, jamaah diharapkan semakin memahami ajaran Islam sekaligus mampu membentuk akhlak yang baik dan mulia sesuai dengan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat. (Begug SW)
0 Komentar