![]() |
| Meneladani Rasulullah, dari Akhlak hingga Bijak Bermedia |
Kajian yang menghadirkan Ustaz Drs. H. Suroto itu membahas tema “Meneladani Rasulullah”. Materi kajian diarahkan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, mulai akidah, ibadah, akhlak hingga tata kehidupan bermasyarakat sesuai tuntunan Islam.
Ustaz Suroto menekankan, meneladani Rasulullah tidak sebatas mengingat sejarah kehidupan beliau. Lebih dari itu, nilai-nilai akhlak dan kepribadian Nabi Muhammad SAW perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Rasulullah mengajarkan kita untuk bersikap lemah lembut, tidak sombong, tidak berlaku kasar, serta senantiasa menyebarkan kasih sayang kepada sesama,” ujarnya.
Dalam kehidupan sosial, lanjut dia, umat Islam juga diajarkan untuk menghargai perbedaan, menjaga lisan, bersikap ramah, serta memiliki kepedulian terhadap orang lain. Keteladanan tersebut semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.
“Setiap informasi yang diterima harus diteliti dan diklarifikasi terlebih dahulu. Prinsip tabayyun penting agar kita tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan empat sifat wajib Rasulullah yang patut menjadi pedoman umat. Yakni siddiq atau benar, amanah atau dapat dipercaya, tabligh atau menyampaikan wahyu, serta fathonah yang berarti cerdas dan bijaksana.
Menurutnya, Rasulullah SAW juga merupakan teladan utama dalam membangun akhlak mulia. Hal tersebut sejalan dengan hadis yang menjelaskan bahwa Rasulullah diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia.
Mengutip Shifat Al-Shafwah, Ustaz Suroto memaparkan sejumlah keteladanan Rasulullah dalam kehidupan. Di antaranya tidak pernah bersikap sombong, tidak berlaku kasar, memiliki sifat toleran, dermawan, serta mencintai sesama.
“Lima sifat tersebut sangat relevan untuk kita praktikkan. Keteladanan Rasulullah bukan hanya untuk dibicarakan dalam kajian, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari,” pungkasnya.
Kajian Rabu Sore di Masjid Al-Falah tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman keislaman sekaligus mendorong jamaah mengamalkan nilai-nilai akhlak Rasulullah dalam keluarga, lingkungan masyarakat, dan kehidupan bermedia sosial. (Begug SW)

0 Komentar