TMMD Sengkuyung Tahap III Dimulai di Brenggolo, Kodim Wonogiri Bangun Akses Penghubung Antar Dusun


Wonogiri, 
 mitrapolrinews.com - Akses transportasi masyarakat di Dusun Sugihan dan Dusun Brenggolo, Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, akan segera mengalami perubahan signifikan. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026, Kodim 0728/Wonogiri bersama Pemerintah Kabupaten Wonogiri akan membangun infrastruktur jalan yang menghubungkan kedua dusun tersebut.

Persiapan pelaksanaan program terpadu lintas sektor itu dimatangkan dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Mandiri Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Wonogiri, Rabu (8/7/2026). Rapat dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten, Kodim 0728/Wonogiri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta instansi terkait.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Wonogiri, Djoko Purwidyatmo, mengatakan pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026, dengan lokasi kegiatan terpusat di Desa Brenggolo.

Pada program tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp465 juta yang berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp165 juta dan APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp300 juta.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan rabat jalan beton sepanjang 300 meter sebagai akses penghubung Dusun Sugihan dan Dusun Brenggolo, pembangunan talud gendong sepanjang 40 meter dengan tinggi 1,5 meter, serta pembangunan dua titik gorong-gorong masing-masing sepanjang 5 meter dengan lebar 1 meter.

"Harapan kami pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III tahun ini dapat berjalan lebih baik karena kondisi cuaca mendukung pelaksanaan pekerjaan fisik. Semoga seluruh target dapat tercapai dan program selesai tepat waktu," ujar Djoko.

Sementara itu, Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Pasiter Kodim 0728/Wonogiri Kapten Inf Jumadi menjelaskan bahwa selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga akan menghadirkan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program nonfisik.

Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh pembangunan sarana fisik, tetapi juga sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat desa.

"Kegiatan nonfisik meliputi penyuluhan penanganan stunting, pelayanan Posyandu dan Posbindu, wawasan kebangsaan, sosialisasi keselamatan berlalu lintas, hingga penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba," jelas Kapten Jumadi.

Ia menambahkan, pembangunan rabat jalan beton tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta membuka akses ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat Desa Brenggolo.

"Dengan adanya pembangunan rabat jalan beton ini nantinya akan semakin mempermudah transportasi masyarakat yang menghubungkan Dusun Sugihan dan Dusun Brenggolo," pungkasnya.

Program TMMD Sengkuyung merupakan wujud kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, program ini juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong dalam membangun desa. (red) 

0 Komentar