Kolaborasi Pemda dan Djarum Foundation Perluas Akses Sanitasi Layak di Wonogiri, Ratusan Keluarga Siap Terima Manfaat

Kolaborasi Pemda dan Djarum Foundation Perluas Akses Sanitasi Layak di Wonogiri, Ratusan Keluarga Siap Terima Manfaat
Wonogrii, mitrapolrinews.com – Komitmen menghadirkan lingkungan yang sehat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus diperkuat melalui Program Sanitasi Terpadu Djarum Foundation Tahun 2026. Menjelang pelaksanaan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersama Djarum Foundation menggelar sosialisasi kepada para calon penerima manfaat di empat wilayah sebagai langkah memastikan program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Sosialisasi berlangsung secara bertahap di Aula Kelurahan Giriwono (8 Juli 2026), Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo (9 Juli 2026), serta Kelurahan Giripurwo dan Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri (16 Juli 2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sanitasi yang layak sebagai fondasi kesehatan keluarga sekaligus kualitas lingkungan.

Berbagai pemangku kepentingan hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Bapperida Kabupaten Wonogiri, DPU TARU Kabupaten Wonogiri, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonogiri, Puskesmas Wonogiri II, PDAM Wonogiri, Djarum Foundation, pemerintah desa dan kelurahan, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), mahasiswa Universitas Diponegoro, hingga masyarakat calon penerima manfaat.

Jurnalis sekaligus penggiat program sanitasi, Titin Drajat, menjelaskan bahwa Program Sanitasi Terpadu Djarum Foundation tahun ini akan menjangkau ratusan keluarga di empat wilayah penerima manfaat.

Sebanyak 100 titik bantuan disalurkan di Kelurahan Giriwono yang terdiri atas 80 unit sanitasi dan 20 sambungan air minum PDAM. Sementara itu, Desa Kerjo Lor memperoleh 27 unit sanitasi, Kelurahan Wuryorejo menerima 46 titik bantuan yang terdiri atas 34 unit sanitasi dan 12 sambungan PDAM, sedangkan Kelurahan Giripurwo mendapatkan 27 titik bantuan, meliputi 14 unit sanitasi dan 13 sambungan air minum.

Menurut Titin, seluruh pendanaan program berasal dari PT Djarum melalui Djarum Foundation, sedangkan pelaksanaannya dilakukan secara kolaboratif bersama Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Bapperida, DPU TARU, Dinas Kesehatan, Diskominfo, dan PDAM Wonogiri.

Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi kekuatan utama dalam mempercepat peningkatan akses sanitasi layak bagi masyarakat, khususnya keluarga berpenghasilan rendah yang menjadi sasaran utama program.

Perwakilan penerima manfaat dari Desa Kerjo Lor, Mujiyo, mengajak seluruh warga penerima bantuan untuk tidak hanya memanfaatkan fasilitas yang diberikan, tetapi juga menjaga dan merawatnya agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

"Bantuan ini merupakan amanah yang harus dijaga bersama. Jangan hanya mengambil manfaatnya, tetapi mari kita rawat sehingga bisa digunakan dalam waktu yang lama dan tetap memberikan manfaat bagi keluarga," ujarnya.

Sementara itu, Sri Rahayuningsih dari DPU TARU Kabupaten Wonogiri menjelaskan bahwa sosialisasi menjadi bagian dari koordinasi menjelang kick-off pembangunan jamban kedap Program Sanitasi Terpadu Djarum Foundation di empat wilayah penerima.

Ia menyampaikan bahwa program tersebut telah memasuki tahun ketiga hingga keempat pelaksanaan di Wonogiri dengan sasaran masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah. Selain pembangunan sarana sanitasi, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya pemeliharaan fasilitas, termasuk penyedotan septic tank secara berkala setiap tiga hingga lima tahun agar manfaat sanitasi tetap optimal dan ramah lingkungan.

Sri juga menyampaikan apresiasi kepada Sony Suharsono selaku Program Fasilitator Sanitasi Terpadu Djarum Foundation atas kontribusi yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat Wonogiri.

Menurutnya, sinergi antara sektor swasta, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan contoh nyata pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan visi Kabupaten Wonogiri, yakni "Berdaya Saing, Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan."

Pada kesempatan tersebut, para kepala desa dan lurah penerima program turut menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Sanitasi Terpadu Djarum Foundation. Mereka berharap bantuan yang diberikan tidak hanya meningkatkan kualitas sanitasi rumah tangga, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat.

Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, Program Sanitasi Terpadu Djarum Foundation diharapkan mampu menjadi salah satu pengungkit peningkatan derajat kesehatan masyarakat Wonogiri sekaligus memperkuat pembangunan infrastruktur dasar yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi generasi mendatang. (Begug SW)

0 Komentar