![]() |
| Kajian Ahad di Masjid Al-Falah Perkuat Pemahaman Sunnah dan Tingkatkan Ketakwaan Jamaah |
Selain menjadi sarana menambah wawasan keislaman, kajian tersebut juga mempererat tali silaturahmi antarjamaah serta mendorong terbentuknya akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah kesibukan masyarakat, majelis ilmu seperti ini diharapkan mampu menghadirkan ketenangan hati dan memperkuat nilai-nilai keagamaan.
Koordinator Seksi Dakwah dan Pendidikan Masjid Al-Falah, Muh. Anis, mengajak seluruh jamaah mengikuti kajian dengan penuh kesungguhan.
"Mari kita awali kajian ini dengan mengucapkan Basmalah, Bismillahirrahmanirrahim. Semoga melalui kajian malam ini Allah SWT menambah ilmu, keimanan, dan ketakwaan kita semua," ujarnya saat membuka kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Abu Yusuf mengupas Bab 16 Kitab Riyadhus Shalihin yang membahas tentang Kewajiban Memelihara Sunnah Rasulullah SAW dan Adab-adabnya. Materi menekankan pentingnya mematuhi setiap perintah Rasulullah SAW, menjauhi larangan-Nya, meneladani akhlak beliau, serta mengamalkan adab Islam sebagai wujud kecintaan kepada Allah SWT.
Menurutnya, terdapat beberapa pesan utama yang menjadi pedoman bagi setiap muslim, di antaranya kewajiban berpegang teguh pada ajaran Rasulullah SAW meskipun bertentangan dengan hawa nafsu, senantiasa bertakwa kepada Allah SWT dalam setiap keadaan, menaati pemimpin selama tidak bertentangan dengan syariat, serta menjauhi kebiasaan yang tidak bermanfaat dan berpotensi membahayakan orang lain.
Ustadz Abu Yusuf juga menjelaskan kaidah yang dikenal sebagai "Al-Ashlu fit Tark", yakni sikap terhadap perkara-perkara baru dalam ibadah. Kaidah tersebut didasarkan pada firman Allah SWT dalam Surah Al-Maidah ayat 101 yang mengingatkan kaum beriman agar tidak berlebihan menanyakan sesuatu yang belum diperintahkan sehingga justru menimbulkan kesulitan.
Selain itu, beliau mengutip hadis riwayat Muslim, di mana Rasulullah SAW bersabda agar umat Islam melaksanakan setiap perintah sesuai kemampuan dan meninggalkan segala sesuatu yang telah dilarang.
Dari penjelasan tersebut, Ustadz Abu Yusuf menegaskan bahwa dalam urusan ibadah, umat Islam hendaknya berpegang teguh pada tuntunan Rasulullah SAW.
"Jika Nabi SAW tidak memberikan contoh dalam suatu bentuk ibadah, maka kita tidak perlu mengada-adakannya. Ikutilah apa yang telah dicontohkan Rasulullah SAW dan para Khulafaur Rasyidin, serta tinggalkan apa yang tidak memiliki landasan," pesannya.
Kajian Ahad yang rutin diselenggarakan Masjid Al-Falah diharapkan terus menjadi pusat pembinaan umat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, sekaligus menumbuhkan semangat mengamalkan ajaran Islam secara benar berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW. (Begug SW)

0 Komentar