![]() |
| Hadapi Musim Kemarau, Kodim 0728/Wonogiri Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Lewat Latihan Gabungan |
Latihan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas/SAR, Dinas
Kesehatan, pemerintah desa, Perhutani, serta elemen masyarakat. Kolaborasi ini
dirancang untuk memastikan setiap unsur memiliki kesamaan prosedur, kecepatan
koordinasi, dan kesiapan bertindak apabila terjadi kebakaran hutan maupun lahan
selama musim kemarau.
Kegiatan diawali dengan pembekalan teori mengenai pencegahan dan penanganan
Karhutla, kemudian dilanjutkan simulasi lapangan yang menggambarkan kondisi
nyata di wilayah hutan. Berbagai materi latihan diberikan secara komprehensif,
mulai dari penyuluhan kepada masyarakat, pembentukan posko darurat, teknik
pemadaman api, evakuasi korban di medan sulit, hingga langkah pemulihan
pascabencana melalui penghijauan kembali di area terdampak.
Salah satu simulasi yang menjadi perhatian peserta adalah proses pemadaman
api dan evakuasi korban di lokasi yang tidak dapat dijangkau kendaraan. Dalam
skenario tersebut, personel gabungan menunjukkan kemampuan koordinasi,
komunikasi, dan respons cepat untuk mengendalikan situasi, sekaligus memastikan
keselamatan korban di kawasan hutan Perhutani.
Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf. Rodricho Ivan Pattihahuan melalui
Pasiops Kodim Kapten Inf. Suraji mengatakan, latihan gabungan merupakan bagian
dari upaya meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus memperkuat kesiapan
seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi Karhutla yang meningkat pada
musim kemarau.
"Latihan gabungan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan
teori, tetapi lebih menitikberatkan pada penguasaan teknik penanggulangan
bencana di lapangan serta memperkuat soliditas koordinasi lintas sektor
sehingga setiap unsur mampu bergerak cepat, tepat, dan terpadu saat terjadi
keadaan darurat," ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan penanganan bencana tidak hanya ditentukan oleh
kemampuan masing-masing instansi, tetapi juga oleh kekompakan seluruh pihak
dalam membangun sistem respons yang terintegrasi. Karena itu, latihan rutin
menjadi langkah strategis untuk mengasah kesiapsiagaan sekaligus mempererat
sinergi antarinstansi.
Kapten Inf. Suraji menegaskan bahwa kegiatan ini sekaligus memperlihatkan
komitmen TNI AD melalui Kodim 0728/Wonogiri dalam mendukung upaya mitigasi
bencana di wilayah teritorial. Kehadiran TNI bersama seluruh pemangku
kepentingan diharapkan mampu memperkuat perlindungan terhadap masyarakat,
menjaga kelestarian kawasan hutan, serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan
apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Melalui latihan gabungan tersebut, Kodim 0728/Wonogiri menegaskan bahwa
kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi yang
terbangun antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat
menjadi modal penting dalam mewujudkan Wonogiri yang tangguh, aman, dan siap
menghadapi berbagai potensi bencana alam, khususnya selama musim kemarau. (Pendim 0728/wng)

0 Komentar