![]() |
| Pelepasan Kelas XII SMK Negeri 2 Ponorogo, Momentum Lahirnya SDM Vokasi Mendunia |
Momentum pelepasan 525 siswa kelas
XII itu berlangsung khidmat, penuh haru, sekaligus menjadi ajang apresiasi atas
berbagai prestasi akademik, kompetensi kejuruan, hingga keberhasilan siswa
menembus dunia industri internasional. Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata
keberhasilan pendidikan vokasi dalam mencetak lulusan siap kerja, siap kuliah,
dan siap bersaing di tingkat global.
Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo,
Suryanto, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh
lulusan agar terus berproses dan berani bermimpi dalam menentukan masa depan. Ia
menegaskan bahwa setiap siswa memiliki potensi dan kompetensi berbeda yang
harus terus digali dan dikembangkan sesuai bakat masing-masing.
“Kenali dan nilai diri sendiri, lalu
gali potensi yang dimiliki, karena setiap anak memiliki kompetensi berbeda yang
dapat dikembangkan sesuai bakatnya. Prinsipnya, di mana pun berada dan kepada
siapa pun, kita harus terus belajar sebagai bekal menentukan masa depan,”
ujarnya di hadapan siswa, wali murid, dan komite sekolah.
Pada momentum penyerahan kembali
siswa kepada orang tua, Suryanto juga menyampaikan doa terbaik agar seluruh
lulusan mampu meraih masa depan gemilang. Menurutnya, masa depan dimulai sejak
hari ini dan keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses
panjang yang dijalani dengan disiplin, kerja keras, serta karakter yang kuat.
Ia turut menyampaikan apresiasi
kepada komite sekolah dan seluruh wali murid atas dukungan selama proses
pendidikan berlangsung. Menurutnya, kolaborasi sekolah dan orang tua menjadi
fondasi penting dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan
global.
Komitmen sekolah dalam membuka akses
kerja internasional juga terus diperkuat melalui program Bursa Kerja Khusus
(BKK). Tahun ini, sebanyak 20 siswa dinyatakan lolos seleksi program magang
Jepang melalui LPK Fuji Academy, sementara 15 siswa lainnya mengikuti program
internasional melalui LPK Omoiyari Permata Indonesia.
“SMKN 2 Ponorogo terus berkomitmen
mencetak lulusan unggul dan siap kerja. Kami membuka peluang magang dan kerja
internasional agar siswa memiliki daya saing global,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan komite
sekolah, Dr. H. Syarifan Nurjan, M.A., menyampaikan rasa syukur sekaligus
apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi dalam
mendampingi siswa selama menempuh pendidikan.
“Kami hanya bisa mengucapkan syukur
kepada Allah SWT dan terima kasih kepada seluruh jajaran sekolah atas
pengabdian dan perjuangannya,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya masa
pendidikan dalam membentuk karakter dan masa depan anak. Menurutnya, biaya
pendidikan masih dapat dicari kembali, namun kesempatan mendampingi proses
tumbuh kembang anak tidak akan pernah terulang.
Pada kesempatan tersebut, sekolah
turut mengumumkan lulusan terbaik dari masing-masing program keahlian. Predikat
terbaik Program Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) diraih Felicia Cindy
Sintika. Program Usaha Layanan Wisata (ULW) diraih Lintang Dwi Ramadhani,
Program Perhotelan (PH) oleh Dhani Ahmad Dwi Asrofin, Program Kuliner (KL) oleh
Wanda Amalia Nur Rahmawati, Program Tata Kecantikan (TKC) oleh Nisma Brilia
Andra Putri, serta Program Desain dan Produksi Busana (DPB) diraih Sativa
Mufida Musyarofah Aqilah.
Prestasi siswa juga semakin
mengukuhkan kualitas pendidikan vokasi sekolah tersebut di tingkat provinsi.
Aura Keysha Mahayu berhasil meraih Juara 1 LKS Tingkat Provinsi Bidang LKSI
Industry Tahun 2025. Prestasi serupa ditorehkan Lintang Dwi Ramadhani yang
sukses menjadi Juara 1 LKSI Tingkat Provinsi Bidang Tourism Industry Tahun
2026. Sementara Nisma Brilliandra meraih Juara 2 LKS Tingkat Provinsi Bidang
Beauty Therapy Tahun 2026.
Tak hanya unggul di bidang
kompetensi kejuruan, para lulusan juga sukses menembus berbagai perguruan
tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Sejumlah siswa diterima di Universitas Negeri Surabaya, UPN Veteran Jawa Timur,
hingga Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada berbagai program studi
favorit.
Selain itu, lima siswa juga berhasil
lolos jalur SPAN PTKIN dan diterima di UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
pada program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Pendidikan Agama Islam,
Ekonomi Syariah, hingga Bimbingan Penyuluhan Islam.
Dengan berbagai prestasi akademik,
capaian kompetisi, hingga keberhasilan menembus dunia kerja internasional, SMK
Negeri 2 Ponorogo terus memperkuat perannya sebagai sekolah vokasi modern yang
tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga siap kuliah, siap
berkarya, dan siap bersaing di tingkat global. (red)

0 Komentar