![]() |
| PAW PPAD Wonogiri Resmi Diserahterimakan, Semangat Pengabdian ke NKRI Ditegaskan |
Acara berlangsung khidmat diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan Mars PPAD. Prosesi inti berupa penandatanganan naskah serah terima jabatan Ketua PPAD Cabang Kabupaten Wonogiri dari Kapten Inf (Purn) Ridwan Atjo Amin kepada Pelda (Purn) Sarwo Edhi, disertai penyerahan memori jabatan dan vandel PPAD.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penasehat PEPABRI Kompol (Purn) Soetopobroto, Ketua Pemeriksa PPAD Mayor Kav (Purn) Subagyo, Ketua LVRI Cabang Wonogiri Kapten Inf (Purn) Ridwan Atjo Amin, Ketua PPAD Cabang Wonogiri Pelda (Purn) Sarwo Edhi, Ketua PERIP, Ketua PIVERI, Ketua PEPABRI Cabang Wonogiri, Ketua Warakawuri, Ketua PIPAD, para Ketua Ranting se-Kabupaten Wonogiri, serta jajaran pengurus PPAD.

PAW PPAD Wonogiri Resmi Diserahterimakan, Semangat Pengabdian ke NKRI Ditegaskan
Dalam sambutannya, Kapten Inf (Purn) Ridwan Atjo Amin menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pelaksanaan sertijab. Ia menjelaskan, serah terima kepengurusan PAW periode 12 Februari 2026–12 Februari 2027 perlu segera dilaksanakan mengingat dirinya juga mengemban amanah sebagai Ketua LVRI Cabang Wonogiri.
Sertijab kali ini mengusung tema, “Bagi Purnawirawan TNI-AD, Pensiun itu Hanya Administrasi, tetapi Bakti dan Pengabdian Kepada NKRI Sampai Mati, Merdeka.”
“Setelah pensiun bukan berarti berhenti mengabdi. PPAD adalah wadah penting untuk terus memberi sumbangsih bagi bangsa dan negara,” tegas Ridwan.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga komitmen kebangsaan serta mendukung upaya perlindungan dan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ketua PPAD yang baru, Pelda (Purn) Sarwo Edhi, menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia berkomitmen menjalankan tugas sebaik mungkin dan membuka ruang saran serta bimbingan demi kemajuan organisasi.
Sarwo juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap anggota, khususnya dalam membantu proses administrasi pengajuan hak ke ASABRI apabila ada anggota yang meninggal dunia.
“Jika dalam pengurusan menemui kendala, saya siap membantu agar hak-hak anggota tetap dapat diterima keluarga,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa meskipun sudah tidak aktif di TNI maupun Polri, semangat pengabdian kepada NKRI tidak boleh berhenti. Menurutnya, PEPABRI, Veteran, dan PPAD adalah satu keluarga besar purnawirawan yang harus saling berkoordinasi dan menjaga persatuan.
Penasehat PEPABRI, Kompol (Purn) Soetopobroto, sebelum memimpin doa mengajak seluruh hadirin untuk meneriakkan pekik “Merdeka” sebagai pengingat bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan para pendahulu bangsa.
“Jabatan sekecil apa pun adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Tingkatkan persatuan dan kerukunan antaranggota serta dengan organisasi kemasyarakatan lainnya,” pesannya.
Ia menegaskan, PPAD merupakan wadah purnawirawan untuk meneruskan pengabdian secara tulus dan sesuai jalur regulasi.
“Pensiun hanyalah administrasi. Pengabdian dengan ikhlas tidak akan pernah berhenti,” pungkasnya.
Dengan serah terima ini, diharapkan kepengurusan PAW PPAD Cabang Kabupaten Wonogiri semakin solid dalam memperkuat persatuan purnawirawan serta terus berkontribusi bagi pembangunan daerah dan keutuhan NKRI. (Begu SW)

Sertijab kali ini mengusung tema, “Bagi Purnawirawan TNI-AD, Pensiun itu Hanya Administrasi, tetapi Bakti dan Pengabdian Kepada NKRI Sampai Mati, Merdeka.”
“Setelah pensiun bukan berarti berhenti mengabdi. PPAD adalah wadah penting untuk terus memberi sumbangsih bagi bangsa dan negara,” tegas Ridwan.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga komitmen kebangsaan serta mendukung upaya perlindungan dan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ketua PPAD yang baru, Pelda (Purn) Sarwo Edhi, menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia berkomitmen menjalankan tugas sebaik mungkin dan membuka ruang saran serta bimbingan demi kemajuan organisasi.
Sarwo juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap anggota, khususnya dalam membantu proses administrasi pengajuan hak ke ASABRI apabila ada anggota yang meninggal dunia.
“Jika dalam pengurusan menemui kendala, saya siap membantu agar hak-hak anggota tetap dapat diterima keluarga,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa meskipun sudah tidak aktif di TNI maupun Polri, semangat pengabdian kepada NKRI tidak boleh berhenti. Menurutnya, PEPABRI, Veteran, dan PPAD adalah satu keluarga besar purnawirawan yang harus saling berkoordinasi dan menjaga persatuan.
Penasehat PEPABRI, Kompol (Purn) Soetopobroto, sebelum memimpin doa mengajak seluruh hadirin untuk meneriakkan pekik “Merdeka” sebagai pengingat bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan para pendahulu bangsa.
“Jabatan sekecil apa pun adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Tingkatkan persatuan dan kerukunan antaranggota serta dengan organisasi kemasyarakatan lainnya,” pesannya.
Ia menegaskan, PPAD merupakan wadah purnawirawan untuk meneruskan pengabdian secara tulus dan sesuai jalur regulasi.
“Pensiun hanyalah administrasi. Pengabdian dengan ikhlas tidak akan pernah berhenti,” pungkasnya.
Dengan serah terima ini, diharapkan kepengurusan PAW PPAD Cabang Kabupaten Wonogiri semakin solid dalam memperkuat persatuan purnawirawan serta terus berkontribusi bagi pembangunan daerah dan keutuhan NKRI. (Begu SW)

0 Komentar