![]() |
| Nasi Bungkus Jadi Simbol Kemanunggalan TNI dan Warga di Lokasi Pembangunan Jembatan Gantung Garuda |
Tanpa sekat dan penuh keakraban,
personel TNI dan warga duduk berdampingan menikmati hidangan seadanya yang
disiapkan secara gotong royong, usai melaksanakan pekerjaan fisik pembangunan
jembatan gantung. Suasana santai dan penuh kekeluargaan pun tercipta, menambah
semangat kebersamaan di tengah padatnya aktivitas pembangunan.
Kegiatan makan bersama tersebut
tidak hanya menjadi waktu beristirahat, namun juga dimanfaatkan sebagai sarana
mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan rasa saling memiliki antara TNI
dan masyarakat. Nilai-nilai gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa
Indonesia tampak hidup dalam setiap interaksi di lokasi kegiatan.
Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf
Rodricho Ivan Pattihahuan, melalui Pasiter Kodim 0728/Wonogiri, Kapten
Inf Jumadi, menegaskan bahwa kebersamaan seperti ini merupakan wujud nyata
kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah.
“Dengan adanya kebersamaan dan
kekompakan antara TNI dan masyarakat, pekerjaan yang berat akan terasa lebih
ringan. Kami berharap pembangunan Jembatan Gantung Garuda dapat berjalan
lancar, aman, dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat segera
dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda
yang menghubungkan Desa Tambakmerang dengan Desa Selorojo tersebut diharapkan
mampu meningkatkan aksesibilitas warga, memperlancar mobilitas dan aktivitas
ekonomi, serta mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Melalui kebersamaan di lapangan, TNI
kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan bekerja bersama rakyat,
tidak hanya dalam menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga dalam mendukung
pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah. (Pendim
0728)

0 Komentar